Cara Mengembangkan Usaha yang Sudah Berjalan Supaya Besar

Cara mengembangkan usaha yang sudah berjalan tentu beda dengan usaha yang baru dimulai atau baru sekedar rencana. Perlu strategi hingga modal yang tidak sedikit.
Usaha yang sudah jalan, tentu sudah jelas ada pesaing nya. Bahkan pesaing itu sudah tampak jelas, siapa dan seperti apa produk pesaing kita di pasaran.
Ketika melakukan promosi, kamu bisa analisa tingkat persaingan nya hingga melakukan persiapan yang matang agar bisa menang dalam di pasaran dengan mudah.
Cara Mengembangkan Usaha yang Sudah Berjalan
Didunia bisnis tentu persaingan itu sudah biasa. Strategi marketing harus benar-benar bagus agar bisa menang di pasaran. Jika tidak, siap-siap produk tidak laku atau bahkan rugi.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kesuksesan dalam usaha. Setelah bisnis berjalan tentunya kita harus memikirkan strategi agar hasil penjualan dapat meningkat.
Berikut berbagai cara mengembangkan usaha yang sudah berjalan yang bisa kamu coba.
1. Mengenali Pesaing dibidang serupa
Saat kita memiliki suatu usaha alangkah baiknya untuk mengenali pesaing bisnis dibidang kita, karena dari sinilah kita dapat mengetahui nilai-nilai apa saja yang menjadi suatu kelebihan dari pesaing.
Maka dari itu penilaian dapat kita evaluasi untuk selanjutnya membuat pembeda dengan pesaing agar bisnis kita lebih unggul dan memiliki pelanggan tetap
2. Memiliki Relasi yang Luas
Hubungan yang baik dengan teman ataupun saudara yang sama-sama memiliki bisnis adalah suatu nilai tambah bagi kita yang memiliki bisnis juga looh.
Koneksi sesama pebisnis akan meningkatkan relasi kita pada pebisnis lainnya, dimana kita bisa saja diberi saran untuk membuka tempat baru atau cabang yang tempatnya strategis dan ide-ide lainnya berdasarkan relasi kita.
3. Meluaskan Pasar
Saat bisnis berjalan dan sudah dapat dipastikan produk kita diminati masyarakat, maka alangkah baiknya untuk siap membuka cabang ataupun menyediakan toko online untuk meluaskan pemasaran produk yang kita jual.
Karena saat ini beberapa produk yang mudah viral akan sangat diminati oleh banyak orang, maka dari itu perlunya membuka cabang baru agar produk kita dapat dinikmati oleh masyarakat.
4. Menambah Produk Baru
Agar konsumen tidak merasa bosan terhadap produk yang kita jual atau sediakan, kita dapat mencoba dengan cara membuat produk baru.
Dengan cara ini pula akan menambah rasa penasaran dari konsumen dan menjadikan konsumen tidak mudah bosan dengan produk kita yang bervariasi.
5. Pemasaran via Online
Untuk saat ini dizaman yang serba modern kita dapat memesan dan membeli suatu produk hanya dari rumah. Dikarenakan sudah banyak platform yang mendukung untuk menjual secara online.
Dengan kita mendaftarkan toko serta produk kita diplatform penjualan online, maka akan lebih mudah menambah penjualan produk kita yang dijual secara offline atau langsung.
6. Iklan di Media Sosial
Perkembangan zaman yang pesat serta maraknya Platform digital membukakan cara-cara baru untuk mengiklankan di media sosial saat ini, contohnya cukup dengan posting di Instagram maupun di Facebook marketplace.
Dengan begitu bertambah mudah juga bagi kita untuk memasarkan atau mengiklankan produk kita pada beberapa Platform digital untuk menambah penjualan produk yang kita jual baik secara online maupun offline.
7. Pelayanan yang Baik
Salah satu pentingnya menjaga hubungan dengan konsumen adalah pelayanan yang kita berikan pada saat melayani pembeli secara langsung maupun secara online. Pelayanan yang baik akan membuat konsumen bertahan dan memilih produk kita.
Cukup dengan memberikan respon yang halus, ramah, tidak sungkat menawarkan bantuan pada saat melayani konsumen, agar mereka merasa nyaman.
8. Mengatur Konsep Toko Semenarik mungkin
First impression ataupun kesan awal konsumen maupun karyawan pada saat datang ke toko juga merupakan hal penting, karena dapat memberikan kesan yang bahagia dan tidak mudah bosen ke toko.
Maka dari itu kita pun harus sedemikian rupa menentukan konsep yang pas dan fresh agar menjadikan nilai tambah untuk tempat usaha kita.
9. Pengembangan Kualitas Produk
Banyak cara untuk mengembangkan kualitas produk atau barang yaitu dengan cara memilih bahan dasar yang jauh lebih murah tapi kualitasnya bagus, ini dapat meningkatkan jumlah produksi menjadi lebih banyak.
Pengembangan kualitas produk dapat diperhatikan dengan cara memperhatikan penggunaan bahan dasar yang berkualitas maka akan menciptakan produk yang berkualitas juga.
10. Meningkatkan Rating
Langkah meningkatkan rating bisnis disini terbilang cukup mudah karena banyak media sosial yang dapat digunakan untuk mempromosikan produk kita. Contohnya dengan diskon promosi beli 2 gratis 1 ataupun bonus 1 porsi untuk 10 pembeli pertama.
11. Meningkatkan Kinerja Usaha
Meningkatkan kinerja disini adalah suatu cara untuk meningkatkan kinerja secara menyeluruh, mulai dari diri sendiri,karyawan, serta bahan-bahan produksi untuk membuat suatu produk yang terbaik, dengan begitu kinerja bisnis atau usaha pun dapat terjaga baik.
12. Mengevaluasi Kinerja Usaha
Salah satu cara agar usaha dapat berjalan sebaik dan semaksimal mungkin maka harus diperhatikan setiap kesalahan dan juga selalu dievaluasi bersama-sama dengan tutur kata yang baik juga tentunya.
Dengan mengevaluasi kinerja setiap saat maka akan lahirlah kinerja usaha yang berkualitas, dikarenakan setiap kali mengevaluasi suatu masalah maka akan meminimalisir kesalahan atau masalah yang terjadi dikemudian hari.
13. Membuat Strategi Operasional yang Tepat
Agar kegiatan usaha dapat berjalan lancar ataupun optimal, maka diperlukan strategi operasional yang baik dan tepat. Serta sebagai pemilik perlu juga untuk membuat SOP untuk karyawan maupun produk.
Dengan adanya SOP yang tepat maka usaha akan berjalan baik serta optimal, karena SOP dibuat agar kebutuhan dan kemampuan mengembangkan usaha yang efisien dan baik.
14. Mengatur Keuangan dengan Baik
Usaha yang baik adalah usaha dengan alur keuangan yang baik serta alur keluar masuknya jelas. Pengelolan keuangan ini berisi berbagai kegiatan operasional perusahaan.
Pengelolaan keuangan perusahaan mulai dari operasional hingga penggajian karyawan dan biaya lainnya akan diolah untuk kemudian menjadi data keuangan perusahaan.
15. Mencatat Pengeluaran dan Pemasukan
Dengan selalu memperhatikan pengeluaran dan pemasukan sesuai kebutuhan ataupun sesuai dengan anggaran, maka akan jauh dari kesalahan data keuangan usaha.
Karena itu catat selalu pengeluaran dan pemasukan dari transaksi setiap harinya, agar pada saat proses pencatatan serta pembukuan tidak ada dana yang keluar dengan tidak jelas.
16. Meminimalisir Biaya Operasional
Salah satu ide bagus untuk usaha awalan yang baru berjalan dengan meminimalisir biaya operasional, yaitu dengan cara mencari bahan pokok atau dasar yang lebih murah namun berkualitas, juga memproduksi barang atau produk secukupnya saja.
Jangan sampai pembengkakan biaya operasional terjadi, karena dapat merugikan kita sebagai pemilik dan bisa menyebabkan kebangkrutan, maka dari itu kita harus pintar-pintar dalam meminimalisir dana operasional dengan menyesuaikannya.
17. Memaksimal Penjualan (Target)
Nilai penjualan yang bagus yaitu nilai penjualan yang tinggi dengan dengan banyaknya jumlah barang atau produk yang terjual dalam kurun waktu tertentu.
Cara ini merupakan cara yang cukup banyak diterapkan pada suatu bisnis. Contoh 1 hari produk yang terjual harus 20 barang terjual, agar dapat memenuhi target yang sudah ditentukan.
Cara Mengembangkan Usaha Kuliner
Jika usaha kamu yang sudah berjalan saat ini bergerak di bidang kuliner, kamu bisa kembangkan usahanya dengan menggunakan strategi berikut:
1. Menentukan Target Pasar yang Jelas
Sebelum mengembangkan usaha, pastikan kamu memahami siapa target pasarmu. Apakah bisnis kulinermu menyasar anak muda, pekerja kantoran, keluarga, atau segmen lain? Dengan memahami target pasar, kamu bisa menyesuaikan menu, harga, dan strategi pemasaran yang lebih efektif.
2. Inovasi Produk dan Menu
Agar bisnis kuliner tetap menarik, lakukan inovasi secara berkala. Beberapa cara untuk berinovasi adalah:
- Menambah variasi menu baru sesuai tren pasar.
- Menyesuaikan rasa dengan selera pelanggan.
- Menyediakan pilihan makanan sehat atau menu khusus (vegetarian, vegan, dll.).
3. Meningkatkan Kualitas Bahan Baku
Kualitas bahan makanan sangat berpengaruh pada rasa dan kepuasan pelanggan. Pastikan kamu mendapatkan bahan baku yang segar dan berkualitas tinggi untuk mempertahankan cita rasa yang konsisten.
4. Maksimalkan Pemasaran Digital
Gunakan media sosial dan platform digital untuk mempromosikan bisnismu. Beberapa strategi pemasaran digital yang bisa dicoba:
- Media sosial: Gunakan Instagram, TikTok, dan Facebook untuk membagikan foto dan video menarik tentang produkmu.
- Google My Business: Daftarkan bisnismu agar lebih mudah ditemukan di Google Maps dan pencarian Google.
- Influencer & Food Blogger: Bekerjasama dengan influencer kuliner untuk meningkatkan eksposur bisnis.
5. Meningkatkan Pelayanan dan Customer Experience
Pelayanan yang baik akan membuat pelanggan kembali. Beberapa cara untuk meningkatkan pelayanan:
- Latih karyawan agar ramah dan sigap dalam melayani pelanggan.
- Sediakan layanan pesan antar yang cepat dan efisien.
- Berikan promo atau loyalty program untuk pelanggan setia.
6. Memanfaatkan Platform Online dan Aplikasi Pengantaran
Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, daftarkan usaha kulinermu di aplikasi seperti GoFood, GrabFood, atau ShopeeFood. Hal ini mempermudah pelanggan dalam memesan makanan tanpa harus datang langsung ke tempat.
7. Mengoptimalkan Manajemen Keuangan
Kelola keuangan bisnis dengan baik agar tetap stabil dan bisa berkembang. Beberapa tips manajemen keuangan yang bisa diterapkan:
- Pisahkan keuangan bisnis dan pribadi.
- Catat setiap pemasukan dan pengeluaran secara rinci.
- Gunakan aplikasi atau software akuntansi untuk mempermudah pencatatan keuangan.
8. Ekspansi ke Cabang Baru atau Waralaba
Jika bisnismu sudah stabil dan memiliki banyak pelanggan, pertimbangkan untuk membuka cabang baru atau menawarkan sistem franchise (waralaba). Ini bisa menjadi strategi untuk memperluas jangkauan bisnis dan meningkatkan omzet.
9. Berpartisipasi dalam Event atau Bazar Kuliner
Ikut serta dalam event atau bazar kuliner bisa menjadi strategi yang bagus untuk memperkenalkan produkmu ke lebih banyak orang. Selain itu, event juga bisa menjadi ajang untuk mendapatkan feedback langsung dari pelanggan.
10. Membangun Brand yang Kuat
Branding sangat penting dalam bisnis kuliner agar mudah dikenali dan memiliki ciri khas yang kuat. Beberapa elemen penting dalam membangun brand:
- Nama bisnis dan logo yang menarik.
- Desain kemasan yang unik.
- Konsistensi dalam rasa dan pelayanan.
Dengan menerapkan strategi-strategi di atas, usaha kulinermu bisa berkembang lebih pesat dan memiliki daya saing yang lebih kuat di pasaran.
Akhir Kata
Cara mengembangkan usaha yang sudah berjalan itu sebenarnya masih banyak yang bisa dicoba. Di atas hanya beberapa saja yang paling mudah kamu coba.
Buat kamu yang puny ide lain dan mau berbagi, silahkan kamu simpan di kolom komentar.