13 Ide Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing yang Perlu Anda Coba Sekarang!

Buka usaha tidak melulu harus memiliki modal besar. Faktanya, ada banyak kok ide usaha modal kecil yang bisa dijalankan siapa saja.
Bahkan masih ada banyak jenis usaha yang bisa dilakukan tanpa harus memiliki modal. Bisnis dropship, affiliate adalah salah satu contohnya.
Contoh Usaha Usaha Modal Kecil yang Paling Menggiurkan Saat Ini
Jika Anda ingin berpikir lebih kreatif, sebenarnya ada banyak peluang usaha yang bisa Anda lakukan dengan sedikit pesaing.
Hanya saja tidak semua orang peka terhadap peluang yang ada di lingkungannya.
Berikut berbagai contoh usaha modal kecil yang masih sedikit pesaingnya.
1. Jual Makanan Sehat Cepat Saji
Kebanyakan fast food yang ada banyak mengandung bahan-bahan yang kurang sehat.
Ingat usaha fast food di era serba cepat masih menjadi primadona.
Maka Anda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk membuka usaha makanan cepat saji ini. Tapi Anda memilih menu sehat dengan rasa yang enak.
Walaupun ada banyak penjual makanan cepat saji, usaha Anda tetap dapat bertahan dan bersaing karena penjualan Anda menawarkan menu yang lebih sehat daripada penjual lain.
2. Jual Produk Daur Ulang
Hingga saat ini masih sedikit yang berminat membuat produk kreatif dari bahan daur ulang.
Meskipun penciptaan bahan daur ulang telah diperkenalkan. Nah ini bisa menjadi peluang bagi para pemula usaha.
Tidak perlu banyak modal untuk membuat produk kreatif dari bahan yang praktis tidak berharga (sampah).
Anda bisa membuat kerajinan tangan, lukisan, tas, pot dari botol atau plastik bekas yang unik dan kreatif.
3. Jasa Menulis
Salah satu ide usaha jasa dengan modal minim tapi menguntungkan adalah jasa menulis.
Jumlah pengguna website dan blog semakin meningkat pada era digital. Pemilik web membutuhkan penulis untuk memperbarui artikel web mereka.
Sekarang Anda dapat menawarkan keahlian Anda dalam menulis kepada pemilik web yang mencari penulis.
4. Jasa Mengajar Online
Sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia, Pemerintah memberlakukan aturan social distancing dan hal ini berdampak pada kegiatan KBM.
Mau tidak mau, sekolah harus mengubah sistem pembelajaran tatap muka (offline) menjadi online (online).
Sekarang Anda dapat mengambil kesempatan ini untuk membuka layanan pengajaran online.
Karena sekarang semua siswa sekolah di Indonesia belajar di rumah. Jam belajar online terbatas tidak seperti saat offline.
Sehingga mereka membutuhkan tambahan jam belajar dan ada guru yang menyampaikan materi, atau dengan kata lain mereka membutuhkan tambahan les privat.
5. Menjadi Perantara Jual Beli Barang Antik
Ada banyak orang yang sangat menyukai barang antik dan mengoleksinya.
Peluang mendapatkan rupiah ini bisa Anda manfaatkan dengan menjadi perantara antara penjual dan pembeli barang antik.
Karena kebanyakan kolektor barang antik merupakan orang kaya yang mempunyai waktu yang terbatas untuk berburu barang antik.
Jadi, ketika Anda mengetahui ada barang antik yang ingin Anda jual, Anda bisa menawarkannya kepada kolektor. Jika transaksi jual beli berhasil, Anda pasti akan mendapatkan komisi.
6. Jadi Kurir Usaha Online
Saat ini cukup banyak penjual merchandise yang menjual dagangannya secara online dan memberikan pelayanan antar barang ke tempat konsumen.
Nah, jika Anda memiliki kendaraan roda dua misalnya, Anda bisa menjadi kurir dari penjual online ini untuk mengantarkan barang dagangannya ke konsumen.
7. Menjual Lauk dan Sayur Matang
Di era modern sekarang ini, banyak wanita yang sibuk bekerja dan enggan menjadi ibu rumah tangga.
Tentu saja, kesibukan ini membuat mereka tidak sempat memasak di rumah untuk keluarga. Peluang ini bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha jualan lauk pauk dan sayur masak.
Meski banyak warung makan yang juga ingin menjual produknya, biasanya kisaran harga yang ditawarkan lebih mahal.
Anda dapat menarik pembeli dengan mendirikan toko khusus untuk menjual lauk pauk dan sayuran yang dimasak, bukan rumah yang dimasak.
Pastikan untuk mendesain toko agar lebih menarik dan unik sebagai media promosi offline.
Sedangkan berbagai menu yang dijual juga bisa dipromosikan secara online di berbagai media sosial.
8. Jasa Penitipan Anak dan Bayi
Masih terkait dengan kebutuhan wanita, jasa penitipan anak dan bayi juga bisa menjadi usaha yang tidak terlalu banyak pesaingnya.
Sebagian besar orang yang dititipkan anak dan bayi berasal dari kerabat atau nenek mereka sendiri.
Kondisi ini juga bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha penitipan anak dan penitipan bayi. Tidak perlu terjun langsung menjadi babysitter.
Cukup menjadi pemasok yang menghubungkan pelanggan dengan pihak yang siap dan berpengalaman dalam mengambil bayi.
Untuk menjalankan usaha ini, modalnya hanya kantor tempat distribusi, serta banyak hubungan dengan pihak terkait.
9. Menjual Rujak dan Salad Buah
Ada banyak penjual buah di pasar dan di pinggir jalan. Namun, olahan buah-buahan seperti rujak dan rujak masih cukup langka.
Bagi yang tinggal di perkotaan dengan suhu panas, usaha ini cukup menjanjikan meski modalnya kecil.
Pasalnya, salad dan salad menjadi makanan segar di daerah panas seperti perkotaan.
Meski begitu, pastikan untuk menjaga kebersihan toko dan kualitas buah yang dijual.
Karena bukan rahasia lagi kalau masyarakat kota sangat selektif dalam memilih makanan yang steril.
10. Usaha Penyewaan Mainan Anak
Menjual mainan anak mungkin membutuhkan modal yang besar dan sudah banyak pesaingnya.
Namun untuk persewaan mainan anak masih sangat jarang.
Modal utamanya tentu saja mainan anak-anak yang identik mahal dan tidak bisa dibeli oleh kalangan menengah ke bawah.
Nantinya modal awal ini pasti akan kembali dan memberikan banyak keuntungan karena banyak orang tua yang menyewakan mainan tersebut kepada anaknya.
Terutama mereka yang tidak punya banyak uang untuk membeli sendiri.
11. Jual Tanaman Hias dan Florist
Contoh usaha modal kecil yang belum banyak pesaingnya adalah menjual aneka tanaman hias sekaligus menjadi toko bunga.
Agar tidak membutuhkan modal yang besar, Anda bisa menjual tanaman yang harganya terjangkau terlebih dahulu untuk dibudidayakan sendiri dan dijual.
Jika Anda memiliki kemampuan yang baik dalam merangkai bunga, Anda bisa membuka jasa florist yang jumlahnya masih sangat terbatas di berbagai daerah.
12. Makelar Tanah
Semakin padat penduduk, semakin sulit mendapatkan tanah dengan harga murah.
Hal ini dimanfaatkan banyak orang untuk memanfaatkan lahan kosong sebagai investasi yang diperjualbelikan dalam bentuk kavling.
Walaupun anda tidak memiliki modal yang besar untuk membeli tanah yang luas, anda bisa ikut memasarkan tanah perusahaan tertentu tanpa modal.
Biasanya pemilik tanah akan memberikan komisi yang besar kepada mereka yang berhasil menjual tanahnya dengan harga yang diinginkan.
13. Usaha Ikan Hias
Sejak awal pandemi hingga kini, usaha ikan hias terus meningkat. Di daerah tertentu, banyak dari usaha ini mungkin sudah berjalan.
Namun di daerah tertentu penjual ikan hias masih sangat jarang. Peminat ikan dapat memanfaatkan hobinya untuk membuka usaha penjualan ikan hias sekaligus budidaya ikan.
Usaha ini akan memberikan kesuksesan bagi mereka yang sangat menyukai ikan.
Jika hanya membuka usaha ikan untuk mencari keuntungan, biasanya agak sulit untuk dikembangkan.
Cara Mengembangkan Ide Usaha Modal Kecil yang Belum Banyak Pesaing Ini Hingga Sukses
Mengembangkan ide usaha modal kecil yang belum banyak pesaing hingga sukses membutuhkan kreativitas, ketekunan, dan strategi yang tepat.
Dengan cara ini, kamu bisa menciptakan pasar baru atau memanfaatkan celah yang belum banyak dilirik.
Berikut adalah langkah-langkah dan tips untuk mengembangkan ide usaha modal kecil yang unik:
1. Temukan Ide Usaha yang Berbeda dan Spesifik
Cobalah untuk menciptakan ide usaha yang unik dan belum banyak dijual di pasaran. Fokus pada produk atau jasa yang memecahkan masalah tertentu atau memberikan pengalaman baru bagi pelanggan. Misalnya, usaha makanan sehat untuk anak-anak, jasa dekorasi mini untuk ulang tahun, atau kerajinan tangan berbahan daur ulang.
2. Lakukan Riset Pasar Mendalam
Sebelum memulai usaha, pelajari kebutuhan pasar dan cari tahu apakah produk atau jasa yang kamu tawarkan memiliki peluang sukses. Gunakan media sosial, survei, atau diskusi dengan calon pelanggan untuk memahami kebutuhan mereka. Jangan lupa untuk mengidentifikasi siapa target pasar yang ingin kamu tuju.
3. Mulai dengan Modal Kecil dan Sumber Daya yang Ada
Manfaatkan apa yang kamu miliki untuk mengurangi biaya awal. Misalnya, gunakan dapur rumah untuk membuat makanan atau garasi sebagai tempat produksi. Selain itu, hindari membeli peralatan mahal di awal, fokuslah pada hal-hal yang benar-benar penting.
4. Gunakan Strategi Pemasaran Digital
Promosikan usahamu secara online melalui media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook. Buat konten yang menarik dan relevan untuk membangun kesadaran merek. Kamu juga bisa menggunakan marketplace untuk menjual produk dengan mudah tanpa harus memiliki toko fisik.
5. Tawarkan Nilai Tambah pada Produk atau Jasa
Berikan sesuatu yang membedakan produkmu dari yang lain. Misalnya, makanan ringan dengan kemasan lucu dan nama unik, atau jasa dengan layanan tambahan seperti konsultasi gratis. Nilai tambah ini akan membuat usahamu lebih menarik bagi pelanggan.
6. Bangun Branding yang Kuat
Ciptakan merek yang mudah diingat dengan nama, logo, dan desain yang menarik. Branding yang konsisten akan membantu meningkatkan kepercayaan pelanggan dan membuat usahamu terlihat lebih profesional, meskipun modal awalnya kecil.
7. Mulai dari Lingkungan Terdekat
Pasarkan produkmu terlebih dahulu kepada orang-orang di sekitarmu, seperti keluarga, teman, dan tetangga. Dengan cara ini, kamu bisa mendapatkan masukan awal dan membangun basis pelanggan pertama tanpa biaya promosi besar.
8. Gunakan Sistem Pre-Order untuk Mengurangi Risiko
Jika modal terbatas, terapkan sistem pre-order sehingga kamu hanya memproduksi barang setelah ada pesanan. Strategi ini akan membantu menghindari kerugian akibat stok yang tidak terjual.
9. Perhatikan Umpan Balik Pelanggan
Dengarkan masukan pelanggan untuk meningkatkan kualitas produk atau layananmu. Pelanggan yang puas tidak hanya akan kembali membeli tetapi juga merekomendasikan usahamu kepada orang lain.
10. Skala Bisnis secara Bertahap
Saat usahamu mulai berkembang, gunakan keuntungan untuk memperluas bisnis. Misalnya, tambahkan varian produk, tingkatkan kualitas bahan baku, atau perluas area pemasaran. Jangan tergesa-gesa, lakukan pengembangan secara bertahap agar tetap terkontrol.
11. Manfaatkan Tren dan Momen Musiman
Ikuti tren yang sedang populer atau manfaatkan momen-momen tertentu, seperti hari raya atau liburan, untuk meningkatkan penjualan. Misalnya, jual hampers makanan ringan unik saat Lebaran atau produk bertema Natal saat akhir tahun.
12. Tetap Inovatif dan Adaptif
Bisnis yang sukses adalah bisnis yang selalu berinovasi. Jangan takut mencoba hal baru dan terus beradaptasi dengan perubahan tren serta kebutuhan pasar. Inovasi akan membuat bisnismu tetap relevan dan unggul dibanding pesaing.
Demikian ulasan tentang contoh usaha modal kecil yang belum banyak pesaing, semoga bermanfaat.